Gunakan Teknik Pomodoro Agar Produktif Menulis

Published by

on

Menunda menyelesaikan sebuah pekerjaan adalah kebiasaan buruk yang dilakukan oleh banyak orang. Alasannya pun bermacam-macam, mulai dari ketidakmampuan mengatur waktu kerja secara efektif, stres, rasa tidak percaya diri, hingga banyaknya distraksi.

Untuk mengatasinya, tentunya membutuhkan motivasi dan pengendalian diri yang kuat agar target pekerjaan yang kita inginkan dapat tercapai. 

Begitu juga bagi seorang penulis. Tidak ada seorang penulis pun di dunia ini yang langsung mencetak sebuah karya best-seller ketika dia menuliskan idenya pertama kali. Semua orang melalui proses yang panjang untuk menghasilkan sebuah karya.

Salah satu cara untuk membantumu fokus dalam menyelesaikan tugas adalah dengan memanfaatkan teknik belajar. Beberapa teknik belajar yang populer di antaranya adalah Teknik Feynman, Teknik Pomodoro, Eat The Frog, dan lain-lain.

Nah, kali ini aku akan mencoba membahas teknik belajar favoritku, yaitu Teknik Pomodoro.

Sejarah Teknik Pomodoro

Teknik Pomodoro adalah salah satu teknik belajar yang populer. Metode ini menekankan pengguna untuk mengatur waktu belajar dalam interval yang teratur.

Teknik ini sendiri diperkenalkan oleh seorang warga Italia bernama Francesco Cirillo di tahun 1980-an. Saat itu ia berstatus seorang mahasiswa. Cirillo yang mengalami kesulitan untuk belajar, menemukan cara yang membantunya untuk berkonsentrasi. 

Saat itulah ia menggunakan timer atau pengatur waktu berbentuk tomat yang biasa digunakan untuk memasak. Yes, kata ‘pomodoro’ memiliki arti tomat dalam bahasa Italia.

Dari situlah Teknik Pomodoro pun berkembang dan dikenal sebagai salah satu metode belajar yang efektif. Teknik ini dapat membantu penggunanya untuk fokus menyelesaikan sebuah tugas.

Menggunakan Teknik Pomodoro Secara Efektif

Penerapan Teknik Pomodoro terbilang mudah, karena kamu hanya membutuhkan timer yang dapat diatur untuk penghitungan mundur.

Secara umum, Teknik Pomodoro biasanya menggunakan durasi waktu 25-30 menit per sesinya. Namun, panjang waktu dan banyaknya sesi dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu. 

Agar dapat menggunakan Teknik Pomodoro secara efektif, berikut adalah langkah-langkah yang dapat kamu praktekkan.

  1. Tentukan terlebih dahulu satu tugas yang ingin kamu selesaikan.
  2. Atur waktu pada timer selama 25 menit.
  3. Kerjakan tugas dalam rentang waktu tersebut.
  4. Ketika timer berbunyi, istirahatlah sejenak selama 5 menit.
  5. Apabila tugas belum selesai dalam waktu tersebut, ulangi langkah ke-2 hingga ke-4.
  6. Agar efektif, lakukanlah selama 4 sesi berturut-turut. (25 menit belajar, 5 menit istirahat, sebanyak 4 kali).
  7. Setelah menyelesaikan 4 sesi, istirahatlah selama 25-30 menit. 

Bila tugas yang kamu kerjakan belum selesai dalam 4 sesi, kamu dapat mengulang teknik ini kembali hingga 4 sesi berikutnya.

Jika dihitung, menggunakan Teknik Pomodoro yang berlangsung hingga 4 sesi saja berarti kamu telah menggunakan waktumu selama (25×4)+(5×4) = 120 menit atau 2 jam. 

Nggak terasa kan udah menjadi produktif selama setidaknya 2 jam?

Tips! Agar saat menggunakan Teknik Pomodoro terasa menyenangkan, kamu dapat menerapkan hal berikut.

  • ubah telepon genggam dalam mode Silent atau Airplane.
  • matikan notifikasi media sosial, Whatsapp, dan e-mail selama kamu belajar.
  • siapkan reward atau hadiah kecil bagi dirimu sendiri setelah berhasil menyelesaikan 4 sesi. Misalnya, minum kopi, makan snack, atau mengecek media sosial.
  • saat waktu istirahat (5 menit), gunakan untuk melakukan peregangan pada bahu, leher dan pergelangan tangan agar tidak pegal.
  • siapkan playlist lagu-lagu favorit atau yang menenangkan untuk menemanimu menulis.

Aplikasi Teknik Pomodoro untuk Pengguna Android dan iOS

Untuk memudahkanmu menerapkan Teknik Pomodoro, terdapat beberapa aplikasi yang dapat menemanimu saat tengah fokus belajar atau bekerjas.

Berikut adalah rekomendasinya.

Forest (Android & iOS)

Forest adalah aplikasi telepon genggam yang menekankan pada produktivitas pengguna untuk belajar atau bekerja. Uniknya, Forest menggunakan konsep ‘menanam pohon’ bagi para penggunanya. Tampilannya yang imut dan estetik menjadikan Forest aplikasi yang menyenangkan untuk menemani sesi produktifmu.

Nggak heran sih kalau aplikasi ini memiliki ranking yang tinggi di Google Play Store. Bahkan udah 10 juta orang yang menggunakannya!

Bila berhasil fokus belajar selama 30 menit atau 1 sesi, maka kamu akan berhasil menumbuhkan satu buah pohon. Semakin sering kamu menggunakan aplikasi ini, maka kamu akan dapat melihat progres produktivitasmu yang ditampilkan dalam bentuk sebuah hutan digital.

Aplikasi ini juga memiliki fitur tracking untuk memantau produktivitasmu secara harian, mingguan hingga bulanan. Dari fitur tersebut, kamu dapat melihat sudah berapa lama kamu melatih dirimu untuk fokus dan memanfaatkan waktu untuk menjadi produktif.

Jadi bikin makin termotivasi untuk berhenti menunda-nunda pekerjaan, kan?Serunya lagi, dengan menggunakan aplikasi Forest, kamu juga dapat berkontribusi secara nyata dalam penanaman pohon. Tim developer Forest punya program penghijauan lingkungan sebagai aksi nyata kepedulian mereka terhadap alam. Kegiatan ini juga dapat kamu pantau di aplikasinya.

Pomodoro Timer (Android)

Memiliki tampilan yang minimalis, Pomodoro Timer adalah salah satu aplikasi produktivitas yang cukup populer. Fungsinya pun secara lugas menekankan pada penerapan Teknik Pomodoro, sehingga kamu lebih fokus dalam menulis.Selain timer, kamu juga dapat mengubah tampilannya dengan warna kesukaanmu. Kamu juga dapat melihat berapa target yang telah kamu capai.

Foca (Android & iOS)

Foca adalah aplikasi produktivitas lainnya yang membantumu menggunakan Teknik Pomodoro.Meskipun tidak begitu populer, Foca memiliki banyak fitur yang menarik. Tampilannya pun tergolong minimalis dengan warna dasar hitam, cocok bagi kamu yang nggak suka tampilan aplikasi yang neko-neko.

Selain timer, Foca memiliki fitur Stretch Exercise di mana kamu diajak untuk melakukan peregangan tubuh. Dalam waktu 5 menit, kamu dapat menggunakan waktu untuk meregangkan tubuh.

Kamu juga dapat mengatur durasi waktu fokus, istirahat, serta banyaknya sesi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Fitur menarik lainnya adalah kamu dapat menggunakan white noise sebagai suara latar belakang untuk menemanimu bekerja. 

Saat menulis pun terasa lebih asyik ditemani suara-suara seperti suasana di kafe, hutan, hujan, air terjun, rumput, perpustakaan, dan lain-lain. Seperti aplikasi lainnya, kamu dapat memantau progres produktivitasmu setiap harinya. 

Satu tanggapan untuk “Gunakan Teknik Pomodoro Agar Produktif Menulis”

  1. Berkarya di Media Sosial: Tips Mulai Nulis bagi Pemula – Mozze Satrio Avatar

    […] Teknik Pomodoro adalah teknik belajar dan melatih fokus favoritku. Saat ini juga sudah banyak aplikasi untuk telepon genggam Android maupun iOS yang menawarkan fungsi Teknik Pomodoro. […]

    Suka

Tinggalkan Balasan ke Berkarya di Media Sosial: Tips Mulai Nulis bagi Pemula – Mozze Satrio Batalkan balasan