Dari Multitasking ke Fokus: Perjalanan Menulisku

Published by

on

Melihat tanggal unggahan tulisanku terakhir, ternyata udah sebulan aku nggak menulis apapun di blog ini. Sebenarnya, niat untuk menulisnya ada. Aku punya banyak ide-ide dalam bentuk draft yang sebenarnya tinggal dipoles dikit, udah siap dibagikan ke publik. Tapi, entah kenapa, sampai 30 hari lewat belum juga aku kerjain.

Melalui tulisan ini, izinkan aku cerita-cerita sedikit ya apa aja yang udah dan sedang aku kerjain belakangan ini.

Aku di 30 Hari Terakhir

Belakangan ini, aku mencoba untuk berhenti menjadi seorang multitasker. Dulu, aku selalu menyusun rencana per hari apa aja yang mau aku kerjain. Mulai dari nulis blog, bikin konten, sambil terus menulis. Ternyata, melakukan itu semua bikin aku burnout. Rasanya capek banget setiap hari nyusun hingga eksekusi ide sendiri, pada akhirnya nggak membuahkan hasil.

Fokus Menulis Satu Judul Novel Digital

Alhasil, aku memutuskan untuk melakukan apa aja yang aku suka. Salah satunya adalah menulis cerita novel digitalku yang berjudul Resep Cinta Miri. Sejauh ini, aku udah menulis sekitar 45+ bab, dan 25 di antaranya udah terbit di Wattpad.

Memang, jumlah pembacanya memang belum mencapai puluhan ribu seperti orang lain. Tapi, aku percaya ceritaku nggak jelek-jelek amat. Kalau sudah mencapai klimaks cerita, aku berharap dapat lebih rutin mempromosikannya di media sosial. Yang penting, aku optimis bisa menyelesaikan Resep Cinta Miri hingga bab terakhir.

(bahkan belum selesai ceritanya aja, aku udah kepikiran nulis Extended Story dan Spin-Off kisah karakter lain. Tungguin, ya!)

Belajar Voice Over

Hal lain yang sedang aku coba adalah belajar menjadi voice over talent. Sebagai penikmat kartun Jepang, aku punya tempat spesial untuk para pengisi suara yang menjadi bagian dari masa kecilku. Menurutku mereka adalah orang yang keren, karena bisa menggugah perasaan orang lewat suara.

Setelah beberapa kali belajar, ternyata … voice acting itu susah! Tapi, aku nggak mau patah semangat mempelajarinya. Aku menyadari masih memiliki banyak kelemahan dalam suaraku, tapi ada potensi juga di dalamnya. Doain aku supaya bisa jadi voice talent juga, ya!

Kalau kamu tertarik di bidang ini, yuk mutualan di medsos! Dan kalau kamu tahu komunitas gratis tempat para talent berkumpul, boleh bagi infonya di kolom komentar, ya. Aku ingin belajar lebih banyak lagi dan menambah portfolio.

Latihan Menggambar Manual dan Digital

Hobi lain yang sedang aku coba menjadi bagian dari kegiatan sehari-hariku adalah menggambar. Kebanyakan sih aku lebih sering latihan menggambar karakter, sebagai bentuk penunjang dari visualisasi dari novelku. Sejauh ini, gambarku belum bagus-bagus amat, hehe. Tapi, namanya juga belajar, ya kan. Bukan tentang bagus dan nggaknya, tapi konsisten melatih skill-nya.

Kamu boleh ngintip akun gambarku di sini.

Aku di 30 Hari Ke Depan

Dalam sebulan ke depan, aku masih akan terus melanjutkan menulis novel. Mungkin pelan-pelan menyusun kerangka cerita baru, supaya tetap menjaga momentum cerita Resep Cinta Miri. Selain itu, aku juga ingin mengembangkan kemampuan dan peluang kerja di bidang proofreading atau editing naskah. Karena sepertinya aku memang nggak berbakat untuk jadi seorang content writer–tapi aku suka menulis kreatif.

Di umur yang udah nggak muda lagi, kadang aku merasa hopeless mencari pekerjaan di luar sana. Sepertinya aku harus bergantung pada diri sendiri dan mengembangkan bisnis sendiri. Selama ini aku menulis hanya untuk bersenang-senang. Tapi, belum terlambat kan untuk memulai bisnis dengan serius–apalagi kantong udah tipis banget, hehe.

Mungkin itu yang bisa aku bagikan di tulisan ini. Mudah-mudahan ke depannya aku terus semangat membuat tulisan baru di blog ini, ya. Sayang juga kalau nggak dikembangin, apalagi aku udah mulai nyerah ngonten di Instagram, hehe.

Terima kasih kalau kamu udah membaca sampai akhir. Semoga bulan November membawa banyak kebahagiaan buatmu! Semangat nulis!

Tinggalkan Komentar di Sini