Sewaktu kecil, cita-citaku sederhana: aku ingin menjadi penulis. Aku ingin bisa mewujudkan imajinasi dan ide cerita yang ada di kepalaku dalam bentuk tulisan dan membagikannya kepada banyak orang.
Mimpi sederhana itu nggak ambisius sih, cuma caranya seorang bocah kreatif meluangkan waktu bersama kepalanya selalu penuh dengan pemikiran sendiri. Namun, seiring berjalannya waktu, aku merasa mimpi itu nggak mustahil untuk diwujudkan.
Meski aku udah nggak muda lagi, rasanya aku masih ingin mengasihi sisi inner child-ku yang sampai sekarang masih ada. Sekarang adalah waktu yang tepat untuk mewujudkannya.
Jalan menjadi penulis pun nggak mudah. Setiap hari, aku masih bergelut dengan rasa minder. Nggak jarang aku maju mundur dalam mempublikasikan tulisan yang aku buat. Kadang, aku juga menghapus tulisanku tanpa alasan karena aku merasa tulisanku jelek.
Setelah pelan-pelan belajar jurnaling, akhirnya aku mulai menemukan jati diriku sebagai seorang penulis. Aku bisa melihat potensi yang dapat aku kembangkan, jenis cerita yang aku suka. Aku juga tahu Ide-ide apa yang dapat aku satukan dan wujudnyatakan menjadi sebuah kisah yang utuh.
Perjalanan ini tentu nggak mudah. Butuh banyak jatuh bangun, trial and error, serta waktu-waktu yang terlewati karena aku merasa lemah secara mental. Kini, aku berharap dapat terus fokus untuk menyelesaikan cerita misteri/thriller yang sedang aku kerjakan, berjudul Lukas.
Informasi Novel Digital
Judul Buku: Lukas
Nama Penulis: Mozze Satrio
Genre Buku: Misteri, Thriller
Platform dan Tahun Terbit: Karyakarsa, 2025
Status Cerita: berlanjut
Sinopsis
‘Lukas’ mengisahkan tentang seorang penulis novel bernama Malik Wujana yang hidup seorang diri. Meski hidup melajang, Malik lebih betah hidup sendiri dan merasa cemas ketika harus meninggalkan rumah. Hiburannya adalah seekor kucing bernama Lukas milik tetangganya yang setiap hari selalu muncul di jendela. Hanya Lastri, kakak perempuannya, dan keponakannya bernama Banyu, yang sesekali menjenguk dan mengajak Malik keluar rumah.
Hingga suatu hari Lastri dan Banyu yang akan mampir ke rumah Malik, ternyata tidak kunjung datang. Hari-hari pun berlalu, hilangnya Lastri dan Banyu tidak juga menunjukkan titik terang. Belum lagi tetangga tua sekaligus pemilik Lukas ditemukan bersimbah darah di rumahnya. Sebagai satu-satunya saksi mata, Malik justru dicurigai menjadi pelaku dari kematian si tetangga.
Uniknya, Lukas si kucing justru memiliki kemampuan untuk membantu Malik mencari petunjuk. Tidak hanya dapat membantu Malik memecahkan misteri kematian si tetangga, Lukas juga dapat menemukan jejak di mana kakaknya berada.
Apakah Malik dapat menemukan kakak dan keponakannya dalam keadaan selamat? Lalu, bagaimana ia membuktikan dirinya bukanlah pelaku yang menyebabkan kematian si tetangga? Sebelum semuanya terlambat, Malik pun harus berjuang membersihkan namanya.
Pesan Penulis
Karena ini adalah novel pertama yang ingin aku tekuni, aku berharap kamu dapat memberikan dukungan. Dukungan berupa saran, kritik, bahkan beliin aku kopi juga boleh!
Semoga kalian suka ceritanya dan doain aku lancar menyelesaikan novel ‘Lukas’, ya!

Tinggalkan Komentar di Sini