Hal yang belakangan ini bikin aku gregetan adalah munculnya motivasi untuk menulis, tapi nggak tahu apa yang mau ditulis. Padahal semangatnya udah ada, tangan udah siap di depan keyboard, tapi nggak punya bahan untuk memulai.
Rasanya sayang banget kan energi yang udah terkumpul malah terbuang sia-sia karena nggak menghasilkan apa-apa?
Untuk menyiasati hal ini, aku mencoba untuk fokus dan mengingat kembali lagi pada tujuan utamaku menjadi seorang penulis.
Impianku sederhana. Aku ingin menjadi penulis yang menghasilkan karya yang disukai pembaca. Nggak hanya itu, aku juga ingin berbagi ilmu kepada para penulis lain, terutama mereka yang masih mulai belajar nulis.
Dari motivasi tersebut, aku bisa mengulik de-ide baru yang sekiranya bermanfaat untuk mereka. Oleh karena itu, menemukan gagasan utama untuk menulis menjadi hal yang penting.
Nggak cuma sekedar bergantung pada insting kreatif, tapi berlatih mencari ide pun dapat dilakukan supaya kamu dapat terus berkarya. Untuk melakukan hal tersebut, ada beberapa cara yang bisa membantumu dalam menemukan gagasan utama.
Yuk, simak tipsnya!
Refleksi Pribadi atau Pengalaman
Salah satu hal termudah untuk mendapatkan ide atau gagasan utama dari sebuah tulisan adalah dengan melihat pengalaman pribadi. Coba deh kamu melakukan kilas balik dari kehidupanmu selama ini. Pasti kamu sudah mengalami banyak kejadian berkesan yang meninggalkan memori dan pelajaran berharga untukmu.
Nggak cuma memori yang indah saja, tapi yang dulu menyakitkanmu pun bisa menjadi landasan yang menarik untuk diceritakan.
Jika kamu ingin menggunakan cara ini, ada beberapa pertanyaan yang dapat kamu ajukan kepada diri sendiri. Misalnya:
- Apa hal yang penting bagiku?
- Apa pengalaman hidup yang membekas dan sulit terlupakan bagiku?
- Emosi apa yang kurasakan saat mengalami hal tersebut?
- Masalah apa yang pernah berhasil kulewati?
- Bagaimana caraku melewati masalah saat itu?
- Apa pelajaran atau pesan bijaksana yang kudapat dari kejadian tersebut?
Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, kamu akan dapat menemukan ide-ide dasar yang bermakna bagimu. Kemudian, gunakan ide tersebut menjadi cerita atau artikel yang dapat kamu bagikan kepada banyak orang.
Eksplorasi Tema Universal di Sekitarmu
Selain dari pengalaman pribadi, kamu dapat melihat tema-tema universal yang dapat kamu temukan di banyak media. Mulai dari buku, iklan TV, perbincangan dengan orang lain, isu-isu hangat di media sosial, dan lain-lain.
Tema-tema universal seperti cinta, pengorbanan, kebebasan, atau perjuangan biasanya akan sering muncul. Agar tercipta tema yang lebih unik, kamu dapat memadukannya dengan ide lain yang lebih spesifik. Misalnya dengan memasukkan unsur fantasi, misteri, atau horor sehingga ide ceritamu terasa lebih unik.
Mulai dari Pesan yang Ingin Disampaikan
Nggak hanya melihat dari tema, kamu bisa memulai dari pesan atau amanat penting yang ingin kamu sampaikan kepada orang lain.
Cobalah melihat dalam dirimu sendiri, nilai moral apa yang menurutmu penting dalam hidup. Misalnya, kamu menjunjung tinggi nilai kejujuran, kesetiaan atau kedisiplinan. Kembangkanlah pesan dan moral tersebut sambil mengaitkannya dengan lingkungan sekitar.
Misalnya, kejujuran di lingkungan keluarga, sekolah, atau tempat kerja akan menghasilkan latar cerita yang berbeda. Semakin luas lingkungan yang kamu pilih, tentu akan menciptakan ide dan alur cerita yang lebih kompleks.
Gunakan “What If…?“
Jika kamu ingin membuat cerita yang nggak biasa, latihlah kreativitasmu dengan berandai-andai dalam bentuk pertanyaan ‘What If…?’, atau ‘Bagaimana Jika…?’.
Mulailah dengan mengamati hal-hal yang terjadi di sekitarmu. Misanya, dari acara yang kamu tonton di TV, layar ponsel, buku, poster di jalan, hingga lingkungan alam.
Misalnya, kamu sedang melihat kucing melintas di hadapanmu. Lalu, buatlah skenario dalam kepalamu dengan membuat pertanyaan yang diawali dengan kata ‘Bagaimana Jika…?”
Contoh:
- ‘Bagaimana jika kucing ini tiba-tiba berdiri dengan dua kaki?’
- ‘Bagaimana jika si kucing dapat berbicara?’
- ‘Bagaimana jika kucing ini sebenarnya adalah seorang manusia yang dapat berubah bentuk?’
- ‘Bagaimana jika si kucing sedang dalam perjalanan untuk bertemu dengan sahabat atau pacarnya di rumah sebelah?’
Dan masih banyak lagi ide-ide unik yang dapat kamu kembangkan dari satu hal kecil yang terjadi di sekitarmu. Jangan takut untuk menciptakan ide yang liar atau out of the box!
Gabungkan Dua Ide Berbeda
Ketika kamu sedang bosan menulis tema yang itu-itu saja, cobalah bereksperimen dengan menggabungkan dua tema atau ide yang berbeda. Kalau mau ceritamu lebih seru, gabungkanlah satu tema yang kamu kuasai dengan ide lain yang tidak pernah kamu coba sebelumnya.
Misalnya, kamu biasanya lebih suka menulis cerita romansa. Agar idemu terasa lebih fresh dan menarik, cobalah gabungkan romansa dengan genre lain. Entah itu horor, misteri, petualangan, mistis, fantasi, dan lain-lain.
Bisa saja kamu nggak sekedar menulis cerita cinta antara dua manusia. Tapi, perasaan di antara mereka tumbuh ketika terjebak dalam rumah horor. Atau, cerita persahabatan tapi keduanya hidup dalam dunia penyihir. Atau keluarga yang hidup di masa depan di mana robot dan AI menjadi penguasa kehidupan manusia.
Cermati Tokoh atau Karya Fiksi Lain yang Menginspirasi
Salah satu latihan yang dapat kamu lakukan untuk membangkitkan ide yang unik adalah dengan menulis dalam bentuk Alternate Universe. Cobalah cari tokoh fiksi populer yang kamu kenal. Bisa dari buku, film, anime, bahkan selebriti di dunia nyata.
Buatlah cerita kehidupan yang berbeda dari tokoh tersebut, sesuai dengan ide unik yang terlintas dalam kepalamu.
Nggak perlu khawatir merasa aneh melakukan ini, karena yang penting adalah melatih kreativitasmu dulu. Kalau kamu ragu tulisanmu akan menyinggung orang lain, bisa cantumkan disclaimer atau pernyataan bahwa tulisanmu adalah fiksi semata.
Setelah mendapatkan ide tersebut, kamu masih punya kebebasan untuk menyunting nama tokoh, latar, dan unsur cerita lainnya sesuai dengan keinginan.
Kesimpulan
Menjadi penulis nggak berarti ide atau gagasan yang menarik akan selalu muncul. Di saat kita duduk di hadapan kertas atau layar komputer, ada kalanya kepala terasa buntu dan nggak ada ide menarik untuk ditulis.
Ketika kamu menghadapi masalah tersebut, kamu dapat melatih kreativitasmu dengan mencoba berbagai hal. Mulai dari mengamati lingkungan sekitar, melihat hal-hal dan nilai moral penting yang kita percaya, serta melatih insting kreatif dengan berani membayangkan ide-ide di luar zona nyaman.
Apapun cara yang kamu lakukan untuk mendapatkan ide masih sah aja untuk dilakukan, asalkan kamu tahu batasan baik dan buruknya.
Jadi, udah muncul ide apa yang bisa kamu tulis hari ini?

Tinggalkan Komentar di Sini